Momen Penuh Haru: SMP Negeri 13  Surabaya Lepas Murid Kelas 9 dalam Perayaan Sederhana Tanpa Pungutan Biaya

Bukan sekadar seremonial biasa, Aula SMP Negeri 13 Surabaya hari ini mendadak menjadi ruang temu antara rasa bangga dan haru yang mendalam. Tawa, air mata, hingga deretan penampilan seni yang memukau melebur menjadi satu dalam perayaan pelepasan murid kelas 9—sebuah babak akhir masa sekolah yang dirayakan dengan kesederhanaan, namun menyisakan kenangan yang begitu megah di hati para lulusan. .

Image 2026 06 10 133923982
Image 2026 06 10 133218354

Ada yang istimewa dalam penyelenggaraan acara tahun ini. Pihak sekolah menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pelepasan terlaksana secara swadaya. Tidak ada satu rupiah pun pungutan biaya yang dibebankan kepada orang tua maupun murid itu sendiri. Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang inklusif dan meringankan beban masyarakat.

Kepala SMP Negeri 13 Surabaya, Bapak Syamsul Hadiwiyono, S. Pd., M. Pd, menyampaikan rasa syukur dan bangganya di hadapan para siswa dan orang tua. Beliau mengungkapkan perasaan haru saat harus melepas siswa-siswi yang telah ia dampingi selama tiga tahun terakhir.

“Saya merasa sangat senang dan bahagia. Selama tiga tahun, kita telah melewati banyak proses bersama. Hari ini, saya merasa bangga bisa mengantarkan anak-anak sekalian menuju gerbang perjalanan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Teruslah berkarya dan bawa nama baik sekolah di mana pun kalian berada,” ujar Bapak Syamsul Hadiwiyono dalam sambutannya.

Kemeriahan acara semakin terasa saat para siswa unjuk kebolehan di atas panggung. Berbagai penampilan seni disuguhkan untuk memeriahkan suasana perpisahan tersebut, mulai dari persembahan lagu, pembacaan puisi yang menyentuh hati, hingga penampilan Tari Remo yang merupakan warisan budaya khas Jawa Timur.

Image 2026 06 10 142257112
Image 2026 06 10 142710556

Penampilan tari tradisional ini pun menjadi sorotan utama, menunjukkan bahwa di tengah modernisasi teknologi, para siswa SMP Negeri 13 Surabaya tetap memegang teguh dan melestarikan nilai-nilai sosial budaya lokal.

Acara diakhiri dengan prosesi foto bersama antara siswa dengan para guru. Meski berat untuk berpisah, senyum optimisme terpancar dari wajah para lulusan yang kini siap melangkah menatap masa depan yang lebih cerah di bangku SMA maupun SMK.

Penulis : Tim Humas SMPN 13 Surabaya

  • Related Posts

    Kunjungi Makan Bergizi Gratis, Walikota Surabaya Menyatu dengan 927 Pelajar

    SMP Negeri 13 Surabaya merupakan salah satu dari 5 sekolah pilot project pemberian makanan bergizi gratis dari pemerintah yang dikomandani Badan Gizi Nasional (BGN) di Surabaya. Tanggal 13 Januari 2025…

    SMP Negeri 13 Surabaya Gandeng ITS dan Universiti Kuala Lumpur untuk Tingkatkan Pengalaman Belajar Peserta Didik

    SMPN 13 Surabaya berkolaborasi dengan ITS dan Universiti Kuala Lumpur untuk mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *